Kamis, 12 Mei 2016

Sabtu lalu tepatnya tanggal 7 Mei 2016, gue sama temen gue cus ke daerah gunung bunder tepatnya ke Taman Nasinal Gunung Salak Halimun. Kita cus dari rumah gue daerah bogor ujung sekitar jam setengah sembilan pagi dan sampai di tkp alias pos pendakian jam sebelas. Selanjutnya kita mendaftarkan diri untuk melakukan pendakian ke kawah ratu. Jalurnya sama dengan pendakian ke puncak gunung salak.

Kita langsung mulai pendakian setelah beristirahat sekitar beberapa menit saja di pos pertama. Ini merupakan pendakian gue yang pertama kalinya setelah sekian lama tidak mendaki lagi dan belum pemanasan di rumah. Hasilnya kaki pegel-pegel. 2 hari sebelumnya badan gue lagi gaenak, hasilnya gue mual dan eneg langsung keluar deh dari mulut gue tanpa lama-lama langsung gue keluarin. Tapi gue kalau udah gitu mah seger lagi hehe gak pusing juga sih cuma mual aja. Abis itu gue semangat lagi deh mendakinya.

Karena udah lama banget gue gak trekking, tiap 30 menit gue bawel banget nanyain masih jauh apa enggak haha. Kalau kata temen gue sih trekking normalnya sekitar 2,5 jam. Kita trekking berdua tapi gue trekking kayak sendirian alias ditinggalin mulu. Tapi gak apa-apa sih soalnya gue bentar-bentar juga istirahat mulu, kasian temen gue kalau ngikutin gue nanti trekkingnya jadi lama trus bisa jadi tambah lama juga. Gue kalau lagi trekking gini cuma bisa nyemangatin diri sendiri aja, "Gue pasti bisa, Gue kuat", bukannya sombong tapi itu cara gue buat motivasi diri gue sendiri.

Trekking di gunung salak menuju kawah ratu itu seru juga guys, soalnya kita selalu dipertemukan sama aliran air alami yang jernih, dingin dan segar. Tanahnya walaupun licin dan becek tapi bertapak jadi gak licin banget. Petunjuk arahnya pun jelas. Penjaga di pos pendaftaran juga baik dan ramah. Kalau belum ada yang pernah kesana dan mau trekking kesana, pasti sama penjaganya disarankan untuk memakai guide. Untuk biaya sewa guidenya, gue gak tau pasti berapaan soalnya gue udah bawa guide pribadi hehe kalau gak salah, waktu itu temen gue pernah pake guide sekitar 100-200k #CMIIW.

Trekking 1 (dok pribadi)

Trekking 2 (dok pribadi)
Sebelum sampai kawah ratu, kita bakal ketemu sama kawah mati terlebih dahulu. Bau belerangnya cukup menyengat dibandingkan dengan bau belerang di kawah ratunya. Kebetulan waktu itu hujan. Cuaca agak labil, kadang hujan kadang panas. Hawa dingin cukup membuat badan ini menggigil khususnya gue yang gak kuat dingin tapi sebenernya gue lebih suka dingin dari pada panas. Dan akhirnya gue sama temen gue sampai juga di kawah mati sekitar jam satu siang kalau tidak salah.

Kawah Mati (dok pribadi)
Dari kawah mati, kita harus trekking sedikit lagi untuk menuju kawah ratu. Deket kok guys gak jauh-jauh amat. Kalau udah sampe, jangan lupa foto-foto ya guys. Ingat, pas di kawah jangan lama-lama. Kalau udah pusing, mual, eneg dan bikin badan drop, lebih baik langsung turun menjauh dari kawah ya guys. Kemarin waktu gue kesana, pengunjung yang lainnya pada memanfaatkan belerang buat maskeran dimuka mereka, katanya biar pas turun mukanya gak jauh beda sama boy, mondi, reva hahaha.

Kawah Ratu (dok pribadi)
Hamock di kawah ratu (dok pribadi)
Itu lah kisah perjalanan gue menuju kawah ratu. Kita trekking turun sekitar jam 3 sore kalau tidak salah. Sampai di pos pendaftaran sekitar jam 5 sore. Dan keluar dari kawasan setelah maghrib dengan langit yang sudah cukup gelap. Alhamdulillah kita selamat sampai rumah. Oiya, tadi pas kita mau pulang, ada yang kena tegur karena kesalahan mereka yang izinnya mau ke curug tapi malah cus juga ke kawah ratu. Penjaga menegur mereka karena takut ada apa-apa sama mereka tapi Alhamdulillahnya mereka baik-baik saja.

Buat kalian yang mau kesana, hati-hati ya. Taati peraturan yang ada. Jangan banyak tingkah. Jaga dan lestarikan lingkungan sekitar. Ini gue share juga biayanya (berdua):
HTM Taman nasional Gunung Salak Halimun : 25k (+motor)
HTM Kawah ratu : 30k

Salam lestari :)

0 komentar:

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!