Indonesia timur adalah salah satu destinasi wajib yang harus kamu kunjungi. Keindahan alam disana sangat menganggumkan. Tidak sedikit wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk berkunjung kesana. Keindahan alamnya tak akan pernah habis untuk anda jelajahi. Daratan dan lautannya pun menjadi surga tersendiri bagi para traveler. Selain keindahan alamnya, kebudayaan dan kesenian dari wilayah Indonesia timur khususnya papua sangat unik dan langka. Kebudayaan disana masih sangat kental dan belum terkontaminasi dengan dunia barat. Lain halnya dengan Indonesia bagian barat yang kekhasan budayanya sudah hampir hilang karena tidak dilestarikan oleh masyarakat setempat. Di Papua masih terdapat suku-suku asli papua, satu diantaranya adalah "suku asmat". Suku asmat sangat terkenal di Mancanegara karena seni patungnya sangat artistik dan mempesona.
![]() |
| Patung suku asmat (wisatapapua.wordpress.com) |
Suku asmat selalu menggelar "Pesta Budaya" tiap tahunnya pada awal bulan Oktober. Pada pesta budaya, Suku asmat menampilkan ukiran seni patung, atraksi tarian dan lagu yang dibawakan oleh kelompok penari tifa dari ratusan kampung. Selain itu, pada puncak pesta budaya Asmat, selalu digelar lelang dua ratusan ukiran Asmat bernilai tinggi yang merupakan ukiran terbaik hasil seleksi panitia pesta budaya. Untuk mencapai Suku Asmat, para turis harus menyinggahi Timika dan bisa menginap di hotel setempat. Selanjutnya, dengan menggunakan pesawat perintis menuju Distrik Ewer dengan waktu tempuh 40-45 menit. Dari Ewer harus menempuh perjalanan menggunakan speedboat 15-20 menit ke Agats. Rasanya ingin cepat-cepat kesana untuk mengenal betapa indahnya Negeri tercinta ini. Bermacam-macam suku ada disana dengan budaya masing-masing. Selanjutnya kita menjelajah ke papua bagian lain.
Suku Dani, Yali dan Lani - Suku ini tinggal di daerah Lembah Baliem yang terletak disekitar Pegunungan Jayawijaya berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut.
| Lembah Baliem (anekatempatwisata.com) |
Disini kita bisa melihat langsung suku asli papua yang masih memakai koteka dan rok rumbai. Sama halnya seperti suku Asmat, suku ini selalu menggelar festival di awal bulan Agustus yang sering disebut "Festival lembah Baliem". konon katanya, festival ini merupakan cara pemerintah untuk menghapuskan perang antar suku. Biasanya perang akan diawali dengan penculikan perempuan salah satu suku atau pencurian babi yang menjadi hewan ternak disini. Selanjutnya perang akan berlangsung dengan diawali tarian suku dan diiringi musik tradisional. Selain perang, ada juga lomba karapan babi antar desa dan pesta babi bakar serta kita juga bisa membeli kerajinan tangan hasil karya suku setempat. Berhubung saya belum pernah melihat suku asli papua yang memakai pakaian adat papua, Lembah Baliem merupakan salah satu tempat yang ingin saya kunjungi namun berhubung saya muslim, saya tidak tertarik dengan pesta babi bakar dan lomba karapan babinya. Akan tetapi keterbatasan itu tidak mengurungkan niat saya untuk pergi kesana karena selain itu, Festival Lembah Baliem menampilkan tari-tarian adat khas masing-masing suku. Para pengunjung dapat melihat keunikan corak yang terlukis diwajah dan badan para penarinya. Ada pula aksi lempar tombak yang didemonstrasikan oleh warga suku disana. Menariknya, pengunjung pun diperbolehkan untuk ikut mencoba lempar tombak ini. Selain itu, pengunjung juga aka diajarkan cara memanah ala masyarakat Papua yang sehari-harinya biasa berburu. Pengunjung juga bisa melihat dan masuk ke dalam Honai, rumah adat papua yang selama ini mungkin hanya bisa melihatnya ditelevisi saja.
Danau Sentani - Danau dengan luas sekitar 9.360 hektar ini merupakan danau terbesar di Papua. Terletak sekitar 50 km dari pusat kota Jayapura.
| Danau Sentani (anekatempatwisata.com) |
Pada Danau ini, setiap tahunnya ada acara "Festival danau Sentani" yang biasa diselenggarakan pada pertengahan bulan Juni.
![]() |
| Festival Danau Sentani |
Sama halnya dengan Festival yang telah dijabarkan sebelumnya, Festival Danau Sentani ini menggelar pertunjukan seni dan budaya. Selain menikmati pertunjukan selama festival, kita juga bisa berwisata kuliner khas Papua yang banyak disajikan pada acara Festival ini.
![]() |
| Festival Danau Sentani |
Festival Danau Sentani biasanya digelar di Pantai Kalkhote. Festival ini diselenggarakan bertujuan untuk mengenalkan tanah Papua kepada masyarakat Internasional sehingga tepat dikatakan "Dunia Mengenal Papua melalui Festival Danau Sentani". Dari ketiga destinasi di atas, itu belum setengah dari tempat wisata yang ada di Papua. Jangankan setengah, seperempatnya pun belum ada. Selanjutnya kita beralih ke tempat wisata paling ditunggu-tunggu, yaitu Raja Ampat.
Raja Ampat - Salah satu tempat wisata yang keindahannya menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Raja ampat ini memiliki empat pulau besar yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta serta pulai kecil lainnya. Menurut laporan The Nature Conservancy, sebanyak 755 spesies laut dunia ditemukan di perairan ini.
| Raja Ampat (google) |
Raja ampat merupakan perairan yang tepat untuk yang memiliki hobi diving, snorkling, dan sejenisnya. Karena di perairan ini, kalian bisa snorkling bareng ikan-ikan cantik dengan spesies yang langka. Waktu terbaik untuk bermain dengan perairan ini adlaah sekitar bulan Oktober dan November, karena pada bulan ini cuaca sedang bersahabat dan airnya sangat jernih sehingga jarak pandangnya cukup jauh. Untuk yang tidak hobi menyelam, kalian masih bisa menjelajah pulau-pulau yang terdapat di Raja ampat dengan menggunakan jasa pemandu. Tetapi alangkah baiknya tak perlu menggunakan jasa pemandu supaya jelajahnya lebih seru dan mandiri. Takut tersesat? No problem.
| Festival Maritim Raja Ampat Papua (google) |
Selain keindahan alam yang mempesona, Raja ampat pun seringkali menyelenggarakan "Festival Maritim Raja Ampat Papua". Festival ini diselenggarakan di ibu kota kabupaten Raja ampat, Waisasi, di pulau Waigeo. Kegiatan acara festival diantaranya ada lomba foto bawah laut, lomba perahu daung, orietasi bawah air, olahraga pantai dan atraksi budaya lokal. Selain itu, masyarakat setempat siap mempertontonkan perahu tradisionalnya yang digunakan nenek moyang untuk melaut. Masakan dan wisata kuliner pun termasuk dalam rangkaian festivalnya seperti ulat sagu bakar, papeda dan seafood kuliner unik dari papua dan makanan khas lainnya asli Papua.
Selain terkenal dengan perairannya, di Raja ampat juga ada sebuah desa wisata yaitu Desa Sauwandarek. Di desa ini, kita bisa bertemu langsung dengan penduduk asli papua dengan tempat tinggal dari kayu yang beratapkan jerami. Desa ini hanya ditempati oleh 46 kepala keluarga.
Selain itu, di Desa wisata ini kita bisa snorkling karena letaknya di pesisir pantai. Kita juga bisa tracking ke telaga unik yang ada di Desa ini, namanya Telaga Yenauwyau. Dikatakan unik karena airnya berasa asin tidak seperti air telaga lainnya. Selain itu, di telaga ini ada penyu putih, yang konon katanya jika anda melihatnya maka akan mendapat keberuntungan. Saya jadi tambah ingin kesana.
Saya rasa tak cukup untuk berbagi cerita dan menumpahkan keinginan traveling di blog ini. Masih banyak destinasi lainnya yang ada di Papua yang ingin saya kunjungi. Berikut ini adalah list destinasi Papua yang ingin Saya kunjungi :
Selain terkenal dengan perairannya, di Raja ampat juga ada sebuah desa wisata yaitu Desa Sauwandarek. Di desa ini, kita bisa bertemu langsung dengan penduduk asli papua dengan tempat tinggal dari kayu yang beratapkan jerami. Desa ini hanya ditempati oleh 46 kepala keluarga.
| Desa Sauwandarek (anekatempatwisata.com) |
Saya rasa tak cukup untuk berbagi cerita dan menumpahkan keinginan traveling di blog ini. Masih banyak destinasi lainnya yang ada di Papua yang ingin saya kunjungi. Berikut ini adalah list destinasi Papua yang ingin Saya kunjungi :
- Taman Nasional Teluk Cendrawasih
- Danau Paniai
- Pantai Bosnik
- Pantai Amai
- Pulau Rumberpon
- Tugu MacArthur
- Pulau Mansinam
- Situs Purbakala Tapurarang
- Teluk Triton
- Carstenz Pyramide
- Desa Tablanusu
- Puncak Jayawijaya
- Taman Nasional Lorentz
- Pesta Bakar Batu





0 komentar:
Posting Komentar