Selasa, 06 Januari 2015

Salah satu teman kampusku pulang ke rumahnya di Desa Paguyangan, Brebes, Jawa tengah. Bukan untuk berlibur atau menetap disana. Disana memang tempat tinggal tetapnya dia, tetapi dia harus kembali lagi ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Kami mahasiswa semester akhir disalah satu universitas terkenal di Jakarta. Kami sedang sibuk menggarap skripsi, jadi tidak bisa berlibur berlama-lama. Temanku itu -sebut saja putri- pulang ke Brebes hanya sekedar mengobati rasa kangen kepada keluarga di kampung halamannya sekaligus meminta restu Ibunya agar skripsi dan sidangnya dilancarkan. Sungguh sangat medadak kepulangan temanku yang satu ini. Aku baru ingat, beberapa hari yang lalu, aku pernah berpesan kepada putri,

" Put, kalau kamu balik ke Brebes aku ikut yaa" kataku.
" iya Nur.." putri pun mengiakannya.

Tanpa disadari, putri lupa akan pesanku itu. Dan tiba-tiba saja putri mengirim pesan kepadaku melalu bbm.

" Nur, aku mau pulang ke Brebes hari ini, jadi bajunya diambil nanti aja yaa "
" Put, kamu ke Brebes jam berapa? kok mendadak banget sih? kan aku mau ikut. Kamu lupa ya? " kataku
" Astagfirullah aku lupa Nur. Aku pulang naik bis jam 5 sore. yuk kamu ikut aku aja sekarang! "

Aku bingung dan termenung sendiri, saat itu aku masih di tempat penelitianku. Mau nyusul tapi belum izin dan tidak bawa baju serta uang yang cukup. Pilihanku saat itu adalah menyusulnya atau tidak. Secepat kilat aku langsung koneksi ke internet untuk melihat tiket kereta ekonomi menuju Brebes. Jika semua tiket sudah habis, maka aku akan membatalkan niatku ini.

- Aku ingin sekali bermain ke Brebes sekedar melihat pemandangan indah di Kaligua, tepatnya Telaga ranjeng dan curug cipendok serta tempat-tempat wisata lainnya. -

Sergap sekali aku mencari tiket kereta online. Dan Alhamdulillah tiket KA ekonomi jurusan Brebes tersisa 1 kursi lagi. Tanpa berpikir panjang, aku langsung booking online dan SUKSES terpesan, tinggal bayar di Indomaret. Sebelum membayar tiket itu, terlebih dahulu aku izin orang tua. Posisiku masih di jalan dan sulit menjelaskannya serta sulit mendapatkan izinnya. Tapi dengan kata-kata penuh keyakinan, akhirnya aku pun diizinkan pergi ke Brebes seorang diri. Padahal dihari yang sama, aku harus pergi ke Bandung bersama ibuku. Tapi, perjalanan ke Brebes lebih menyenangkan dan itulah yang aku pilih. 

Aku pergi ke Brebes menyusul Putri pada hari jumat dan akan pulang pada hari minggu pagi. Sungguh singkat sekali perjalanan ini. Perjalananku ini berbeda dengan perjalananku sebelumnya yang selalu ditemani oleh teman-temanku. Kali ini aku hanyalah seorang diri yag akan pergi jauh ke Jawa tengah. Entah aku merasakan apa, senang, deg-degan, takut, berani, khawatir dan lain sebagainya. Tapi mau bagaimana lagi, ini pilhanku, apapun yang terjadi, aku tidak boleh mundur. Ini merupakan pengalaman pertamaku pergi ke Jawa tengah naik kereta seorang diri.

Aku berangkat dari stasiun Pasar Senen. Dengan berbekal makanan, minuman dan alamat rumah temanku itu serta uang tentunya, aku pun berangkat. Aku berangkat jam 4 sore, tetapi keretanya delay 30 menit. Start dari stasiun setengah lima sore. 

nanti dilanjut lagi ya ceritanya...

0 komentar:

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!